Thursday, April 29, 2010

Tabung Gas 3 Kg Salah Produksi Tabung

PALMERAH (Pos Kota) – Tabung gas meledak lagi, Rabu (28/4) siang. Kali ini terjadi di rumah pedagang soto ayam di Jatipulo, Jakbar.
Ledakan itu tak hanya merusak bangunan. Suami istri pemilik rumah, Suagianto, 55, dan Sumirah, 50, kini dirawat di RSCM karena luka bakar parah. Sendangkan tetangganya, Siti Rohmah, 35, dan anaknya yang berusia 6, Sadewa, dibawa ke rumah sakit.

Korban jiwa akibat ledakan tabung gas juga bertambah. Silvi menemui ajal kemarin sore setelah dua hari dirawat di RSCM. Bocah empat tahun itu bersama ibunya dibawa ke rumahs akit setelah tabung gas 12 Kg di dapurnya meledak saat diperbaiki Udin Syamsudin, tukang bakso yang juga tetangganya.

Ledakan di rumah Sugimin, 55, di Jl. Jalan Sawo, RT 05/09 Jatipulo, terjadi sekitar Pk. 13:00. “Sejak pagi saya sudah mencium bau gas dari rumah Pak Sugimin. Tapi karena bapak itu sama istrinya sedang dagang saya menunggu sampai mereka pulang,” ungkap Siti Rohmah, tetanga korban, usai mendapat pertolongan di RS Tarakan. Menurutnya, suami istri tetangganya itu setiap hari berjualan soto ayam tak jauh dari Polda Metro Jaya.

NYALAKAN KOMPOR

Usai memeriksa rumah tempat ledakan terjadi dan meminta keterangan sejumlah saksi, Kanit Reskrim Polsek Palmerah, Iptu Sugengm, mengatakan sepulang dagang bersama suami, Sumirah menyalakan kompor minyak tanah.

“Diperkirakan, api dari kompor itu langsung menyambar gas yang bocor dari tabungnya dan telah memenuhi ruangan dapur,” katanya. “Saat itulah terdengar ledakan yang disusul semburan api hingga dapur terbakar.”
Ledakan itu membuat Sumirah dan Sugimin luka bakar.

Ledakan dan api kebakaran itu juga membawa Siti Rohmah dan Sadewa, anak, ikut terluka. Ibu dan anak itu berteriak meminta tolong. Sedangkan pasangan tukang soto itu terkapar. Keduanya langsung dilarikan ke RS Tarakan. Namun, luka yang parah membuat mereka dirujuk ke RSCM.

Namun Siti Rohmah yang harus dirawat menolak dibawa ke RSCM. “Saya tidak apa-apa kok. Saya tidak sanggup dirawat lama-lama di rumah sakit karena tidak punya uang. Apalagi saya masih punya bayi dua bulan di rumah,” katanya seraya menatap Sadewa yang sudah berlarian di rumah sakit.

GAGAL NAFAS

Selain suami istri tukang soto, di ruang Pelayanan Khusus Luka Bakar RSCM masih terbaring Iswardi, korban ledakan di kemayoran, Jakpus, dam Siti Maesaroh, korban ledakan di Cakung, Jaktim. Silvi, anak Mawesaroh menininggal pada Selasa (27/4) malam.

Nanan, ayah Silvi, hanya bisa pasrah menerima kepergian anaknya. Matanya terus berkaca-kaca karena duka. Terlebih sang istri, Siti Maesaroh, juga masih terbaring kritis tak sadarkan diri di RSCM karena luka kabar yang sama. Upaya Pos Kota meminta keterangan ditolak dengan alasan dalam keadaan berkabung.

Sedangkan Iswardi kondisinya membaik. “Alhamdulillah kondisinya sudah baikan, tadi dia minta makan dengan pecel lele,” ujar Maman, kerabat korban.

Meski demikian, sambungnya, dokter meminta Iswardi untuk tetap beristirahat. Itu makanya, keluarga bersepakat untuk tidak memberitahu kabar Purwanti, istrinya, yang meninggal tiga hari lalu.

Dr A.Antaria, Humas RSCM, mengatakan Silvi meninggal sekitar Pk. 21:00. “Diduga akibat gagal pernafasan karena luka bakar di tubuhnya mencapai 80 persen,” katanya.

Meninggalnya Silvi menambah daftar panjang korban tewas akibat ledakan tabung gas elpiji. Sampai kemarin, Pos Kota mencatat terhitung pertengahan April sampai kemarin tercatat 12 ledakan tabung gas elpiji yang memakan korban tewas enam orang.

SALAH PRODUKSI

Direktur Eksekutif Himpunan Masyarakat Konsumen Gas Indonesia (Himkogasi), Viktus Murin, mengatakan ledakan tabung gas 3 kg karena proses produksi yang salah. “Saya menduga ada kecurangan dalam produksi yang mengabaikan standar kualitas tabung sehingga merugikan rakyat,” katanya.

Himkogasi telah menginvestigasi beberapa kejadian ledakan tabung gas 3 Kg di berbagai tempat. Kesimpulannya kecelakaan itu umumnya akibat fisik tabung yang tidak sesuai standar bahan baku pembuatan.

“Pasal 26 UU 5 tahun 1984 dan Peraturan Menteri Perindustrian dan Perdagangan 128 tahun 2008 mewajibkan produsen tabung gas 3 Kg menggunakan plat standar 295 dab valve standar, tapi yang meledak kemungkinan tidak menggunakannya sehingga sangat mungkin tidak memenuhi SNI.”

Dia berharap masyarakat pengguna tabung gas menyampaikan keluhannya tentang ketidaknyamanan dan ketidakamanan penggunaan tabung gas agar dapat ditelusuri penyebabnya.

Sementara itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta Pertamina dan pengusaha stasiun pengangkutan dan pengisian bulk dan elpiji (SPPBE) selalu mengganti siil (karet katub) sebelum mengisi kembali tabung gas kosong.

Menurut Inayat Imam, Direktur Pengawasan Barang Beredar Kemendag, penggantian karet katub ini wajib karena komponen ini mudah rusak. “Apalagi setiap kali terjadi kebakaran selalu diawali kebocoran, bukan tabungnya yang meledak,” katanya.
Read More ..

Wednesday, April 28, 2010

Surat-surat kepada 'Paman Hitler Tersayang'


VIVAnews - Diktaktor Nazi, Adolf Hitler pantas dihujat atas kekejaman yang dilakukannya selama memimpin Jerman. Dia pemicu salah satu perang terparah dalam sejarah. Dua juga dianggap bertanggung jawab atas kematian puluhan juta jiwa semasa Perang Dunia II.

Namun, ternyata banyak juga yang jadi pemuja salah satu orang yang berpredikat 'paling kejam di dunia' itu.

Seperti dimuat laman The Telegraph, 26 April 2010, sebuah film dokumenter berjudul 'Dear Uncle Hitler' atau 'Paman Hitler Tersayang' menceritakan soal puluhan ribu surat dari penggemar Hitler yang berhasil diselamatkan -- saat pasukan Uni Soviet menduduki Berlin pada 1945.

Selama bertahun-tahun, surat-surat yang berisikan kata-kata cinta, kekaguman, nasehat, hadiah, tips kesehatan terselip di tumpukan gudang arsip Rusia, tanpa diketahui. Surat-surat itu baru diketemukan pada 2007 dan dihimpun dalam buku yang berjudul 'Surat-surat untuk Hitler'.

Ada surat yang dilengkapi dengan hadiah, seperti yang dikirim Margarethe Wagner pada 1938. Dia menyertakan sepasang kaus kaki setelah Hitler menduduki wilayah perbatasan Czech Sudetenland.

"Saya merajut ini untuk anda yang telah membebaskan kami," kata Margarethe Wagner.

Sementara, Frau Troeltzsch dari Berlin mengirimkan tiga sapu tangan sutera dengan bordir wajah Hitler. Namun, bukan ucapan terima kasih dari Hitler yang dia dapat. Melainkan dampratan salah satu deputi Hitler, Rudolf Hess.

"Kamu tak diizinkan untuk mengirim sapu tangan dengan gambar Yang Mulia Hitler!"

Malang bagi Frau Troeltzsch, gara-gara sapu tangan bergambar Hitler, dia ditempatkan di bawah pengawasan badan intelijen Nazi, Gestapo. Hitler takut pemujaan atas dirinya bisa mengakibatkan destabilisasi kehidupan rumah tangga.

Untuk menangani banjir surat yang berdatangan tiap hari, Hitler membentuk layanan surat menyurat di Munich dan Berlin. Pada 25 April 1932, satu hari pasca pemilu yang membuat partainya memperoleh kekuasaan yang tak terbendung, Peter Beck dari Sisilia, sekarang bagian dari Polandia, menyampaikan surat pada Hitler.

"Kami tak mau tahu soal pemerintahan. Kami hanya ingin Hitler menjadi pemimpin, diktator."

"Kami pendukung sosialisme nasionalis, mendukung pembredelan surat kabar yang meracuni sosok Fuhrer, meletakkan bangsa Yahudi di posisinya yang seharusnya, membuat perhitungan dengan aparat pemerintah yang licik. Kami berikan darah kami pada Hitler."

Mungkin surat-surat itulah yang juga mendorong Hitler menjadi besar kepala dan diktator.
Read More ..

Sunday, April 25, 2010

Presiden RI Menerima "Avatar Home Tree Award"


Jakarta (ANTARA) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima penghargaan "Avatar Home Tree" dari produser dan sutradara papan atas Hollywood, James Cameron.

"Award kepada Presiden Yudhoyono tersebut, secara simbolik diberikan dalam bentuk sebuah Oak Tree (pohon ek)," kata Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional/Juru Bicara Presiden Dino Patti Djalal dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat.

Menurut Dino, dalam acara penyerahan penghargaan yang dilakukan di Los Angeles, Amerika Serikat itu hadir juga sejumlah selebriti papan atas Hollyowood dan Richard Greene, penulis buku "Words that Shook the World" yang juga sedang menulis satu bab mengenai Presiden Yudhoyono dalam addendum bukunya.

Presiden Yudhoyono, kata Dino, pada kesempatan itu diwakili oleh Konsul Jenderal RI di Los Angeles Subijaksono Sujono.

Pada acara penyerahan penghargaan tersebut, menurut Dino, James Cameron dan Richard Greene menyampaikan kepada hadirin bahwa Indonesia merupakan negara penting di dunia dalam melestarikan lingkungan hidup.

"Ditambahkan, satu pohon Oak tersebut akan ikut dalam program penanaman 1 miliar pohon yang dicanangkan oleh Presiden Yudhoyono," katanya.

Dalam pidato tertulisnya yang dibacakan oleh Sujono, Presiden Yudhoyono menyampaikan alasan dibalik komitmen keras Pemerintah Indonesia terhadap kebijakan pembangunan berkelanjutan kehutanan yang meliputi reforestasi, pengurangan deforestasi, pencegahan kebakaran hutan dan kampanye ambisius penanaman pohon berupa gerakan menanam 1 miliar pohon setiap tahun.

"Kami melakukan ini karena kami tahu kami memiliki tanggung jawab moral untuk memelihara `home tree`, yang pada dahannya tergantung nasib planet kita," katanya.

Tapi, menurut Presiden, negara-negara hutan hujan tropis tidak dapat melakukan semua itu sendiri.

"Negara maju juga harus melakukan bagiannya untuk membantu kami mencapai hutan yang berkelanjutan serta mempromosikan keperluan sosial-ekonomi bagi negara-negara hutan hujan tropis."

Isu kehutanan, kata Presiden, harus juga menjadi bagian tak terpisahkan dari konsensus baru global terkait perubahan iklim yang masih dirundingkan berdasarkan Kofenrensi PBB mengenai Perubahan Iklim.

James Cameron adalah produser kondang Hollywood yang baru saja memproduksi film Avatar yang berhasil meraih "box office" di seluruh dunia. Film Avatar menceritakan perjuangan penduduk asli suatu planet (planet Na`vi) yang berjuang mempertahankan "Home Tree", sebuah pohon pusaka yang menjadi sumber kehidupan bagi seluruh makhluk dan planet mereka. nah jadi inget hutan yg di film avatar kan keren banget... apa karena hutan kita sama kerenya kaya yang di film avatar yak sampe produsernya ngasih penghargaan ke Presiden kita :p
Read More ..
Liputan6.com, Denpasar: Film dokumenter tentang pria penghibur atau gigolo di Pantai Kuta, Bali, hingga Ahad (25/4), terus menuai protes dari warga dan tokoh masyarakat Kuta. Menurut mereka, film berjudul Cowboys Paradise ini dinilai tak menyampaikan fakta sebenarnya di lapangan meski fenomena gigolo diakui ada di Kuta. Selain itu, film yang disutradarai Amit Virmani ini juga dianggap menyimpang karena menyebut Kuta sebagai surga wisata seks bagi ribuan turis wanita.

Cuplikan film bisa disaksikan di situs pengunduh video Youtube. Film dibuka dengan salam perkenalan dari seorang pria dewasa yang mengaku berprofesi sebagai gigolo di Kuta. Selain itu, pria berambut panjang serta berkacamata ini juga menawarkan jasanya untuk menemani seorang turis wanita asing selama berlibur di Kuta [baca: Film Dokumenter Gigolo Bali Beredar di Internet].
Terkait keberadaan gigolo di Pantai Kuta, pihak satuan tugas Pantai Kuta menyatakan rutin menggelar razia gigolo. Razia terutama ditujukan kepada gigolo yang merugikan turis dan merusak citra pariwisata Bali.

check this out
check this out Read More ..

Wednesday, April 21, 2010

Dua Pelaut RI Jadi Pahlawan di Korsel

Seoul (ANTARA) - Sebanyak dua pelaut Indonesia dipandang telah menjadi pahlawan bagi Korea Selatan setelah keduanya, beserta lima pelaut Korea Selatan yang mengawaki kapal ikan mereka, tewas tenggelam di perairan barat negara ini.

Jenazah dua pelaut itu, Lambang Nurcahyo (36) sudah ditemukan namun satu lainnya, Yusuf Harefa (35) hingga kini masih hilang setelah kapal ikan mereka, Geumyang No. 98, tenggelam akibat bertabrakan dengan sebuah kapal kargo Kamboja.

Kapal ikan dengan dua awak pelaut RI itu ketika itu sedang turut dalam operasi pencarian korban-korban tenggelamnya kapal AL Korsel Cheonan, yang diperkirakan dihantam torpedo Korea Utara , 20 hari lalu.

Surat kabar Korea Times hari Kamis (22/4) dalam tajuk rencananya menyesalkan sikap Presiden Korsel Lee Myung-bak yang Senin lalu lewat pesan nasionalnya menyebutkan nama masing-masing dari 46 anggota AL Korsel yang tewas di kapal Cheonan, namun tanpa menyebutkan sama sekali nama tujuh awak kapal Geumyang No. 98.

"Seperti para pelaut AL yang gugur itu, para nelayan Geumyang itu juga merupakan pahlawan-pahlawan yang telah mengambil risiko nyawa mereka untuk menyelamatkan korban-korban pelaut AL tersebut," kata Korea Times.

Meski demikian, menurut surat kabar tersebut, Pemerintah Korsel lewat Kedutaan Besar Korsel di Jakarta telah menghubungi keluarga-keluarga kedua pelaut tersebut .

Korsel telah menyampaikan penyesalan mendalam atas terjadinya tragedi itu. Pemerintah Korsel pun telah menyatakan akan memberikan santunan baik kepada awak kapal Korsel maupun Indonesia dengan perlakuan setara sesuai undang-undang.

Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Korsel, Yu Mung-hwan, telah pula menyampaikan rasa simpatinya kepada dua pelaut Indonesia yang menjadi korban, dan telah menulis surat sehubungan dengan tragedi tersebut kedua keluarga para korban.

Dalam akhir tajuknya, Korea Times mengingatkan pemerintah setempat bahwa rakyat Indonesia mengamati apa yang sedang dilakukan Korea dan rakyat Korea untuk orang-orang sebangsa mereka. Ditegaskan, kini saatnya Korea menunjukkan bahwa negara ini sungguh teman baik Asia.

Dalam catatan, dua pelaut Indonesia yang menjadi korban itu merupakan bagian dari lebih kurang 500.000 atau sekitar 0,56 persen dari total tenaga kerja Indonesia.

Fakta itu menunjukkan kedua negara memiliki hubungan yang cukup kuat dalam sektor Industri terutama karena banyaknya TKI dari Indonesia yang memberi sumbangan bagi pengembangan industri Korsel.
Read More ..

Telor Mata Sapi



Read More ..

Thursday, April 15, 2010

Implementasi Graph :Implementasi Graph :

1. Mencari route dengan jarak terpendek dalam suatu jaringan transportasi (Shortest path problem)
2. Menghitung volume aliran BBM dari suatu reservoir ke suatu titik tujuan melalui jaringan pipa (maximum flow problem).
3. Mencari langkah-langkah terbaik dalam program permainan catur computer (graph searching problem)
4. Menentukan urutan pengambilan mata-mata kuliah yang saling berkaitan dalam hubungan prasyarat/ prerequisite(topological ordering problem).

5. Membuat penjadwalan pengerjaan suatu proyek yang memungkinkan waktu penyelesaian tersingkat (Task Network problem).
6. Tukang pos mencari lintasan terpendek melalui semua alamat penerima pos tanpa harus mendatangi suatu tempat lebih dari satu kali (Travelling Salesperson Problem).
Read More ..